Jika pondasi bangunan terinspirasi dari cakar ayam, mungkin pesawat terbang yang ada di film Allegiant itu meniru bentuk bunga anggrek satu ini. Paphiopedilumglaucophyllum ini adalah salah satu anggrek asli Indonesia, tepatnya di pulau Jawa. Kesan cemerlang dari warna kontras dan aroma segarnya ini seperti hutan basah anggrek, membuatnya menjadi bunga yang istimewa.
- Nama Ilmiah : Paphiopedilum glaucophyllum
- Daerah Asal : Jawa
- Nama Daerah :
- Asal Bibit : okulasi
- Iklim Tumbuh Optimal : dataran rendah sampai dataran tinggi
- Kebutuhan Sinar Matahari : dibawah naungan
- Masa Berbunga : beberapa kali dalam sebulan
- Jumlah bunga per tanaman : beberapa kuntum
- Aroma Bunga : tidak ada
- Ukuran Pot Minimal : diameter 20-30cm
- Media Tanam : pasir malang
- Penyiraman : sehari 1x
- Ukuran Tanaman Saat Ini : kurang dari 20cm
- Tinggi Tanaman Akan Datang : kurang dari 50cm
- Dipupuk : sebulan sekali dengan pupuk NPK Daun
- Umur tanaman : beberapa tahun
- Waktu Panen / Berbunga : 90 hari
- Tipe Pertumbuhan Tanaman : menjalar di permukaan dasar media