Tentang buku

Manna sangat tidak senang saat Bu Guru memasukkan Tis dalam satu kelompok untuk mengerjakan tugas bersama dengan Meimei sahabatnya. Tis bersikap dingin, acuh, dan mudah tersulut emosinya, juga tidak senang harus masuk kelompok kerjasama itu. Namun berjalannya waktu dan terungkapnya betapa sulit dan sengsaranya kehidupan Tis yang telah menjadi piatu sejak kelas dua SD dulu ditambah perlakuan ayahnya yang kasar karena ayahnya pemabuk, Manna dan Meimei makin ingin menjadi sahabat terbaik Tis. Tis mulai percaya bahwa kasih sayang dan persahabatan sejati itu benar ada. Tis bahagia dan semakin bersemangat untuk meraih cita-citanya sebagai seorang dokter kelak. Ditambah mulai dekatnya dia dengan Arief, sang pujaan hati yang sudah menjadi pangeran impiannya sejak dulu.
Itut yang sedang di Samarinda marah karena merasa dirinya telah dilupakan dan digantikan Tis oleh Manna dan Meimei, dan menganggap persahabatan mereka sudah kadaluarsa.
Kisah manis Arief yang naksir Manna harus berakhir karena Manna memutuskan untuk mengalah pada Tis yang juga menyukai Arief dan sedang sakit keras.
Cerita tawa-ria Manna, Meimei, Itut, dan sahabat-sahabat mereka berakhir dengan cerita yang mengharukan.
Tapi mereka berjanji akan selalu menjadi sahabat sejati dan Tis di surga sebagai penyatunya...

Tentang Penulis

Daftar isi

Isi

Rekomendasi

Review penerbit