
Apa yang lebih mengerikan selain ditinggalkan calon suamimu tepat ketika sudah akan naik altar? Abby pernah merasakannya. Dia paham betul sakitnya. Abby memutuskan untuk berputar haluan hidup setelah itu. Berhenti bekerja, menutup diri, mengabaikan dunia yang seolah menertawakannya. Ia berusaha menyembuhkan luka. Namun, setahun yang terasa berabad-abad ternyata belum cukup untuk mengobatinya. Sakit itu masih ada, bahkan menguat lebih memilukan. Lalu, Abby sampai pada keputusan gila. Travelling mengenakan gaun pengantin! Meski tanpa mempelai pria, ia berusaha menikmati tiap detik perjalanannya. Berharap gaun putih itu bisa menyerap semua kesedihannya yang belum tuntas. Mengembalikan hatinya, agar siap untuk menerima cinta yang baru.

Besar dengan tumpukan buku yang tidak pernah habis membuatnya mencintai buku, terutama fiksi. Sampai sekarang buku masih menjadi prioritas utama dalam hidupnya.
2012 novel perdananya berjudul My Daddy ODHA diterbitkan Bentang Belia. Disusul Remember Dhaka dan NY Over Heels di tahun 2013 dan Pssst! di tahun 2014. Sepanjang 2014 dan 2015 juga ikut menulis novela di #CrazyLove: MoveOn, Mantan dan Stalking.
The Wedding Dress adalah novel perdana yang diterbitkan Bentang Populer. Ide yang muncul dari sepotong pertanyaan “seandainya”. Dia juga membagi pengalaman traveling-nya dengan menjadikan Penang, Singapura dan Menjangan sebagai latar belakang. Juga pengalamannya menonton salah satu balet company terbaik dunia, Bolshoi.
Sehari-hari, Dy Lunaly sering bermain dengan kamera, desain, memasak juga berkebun. Juga sering bercoleteh di twitter dan memamerkan hasil jepretannya di IG, @dylunaly. Membagi pikirannya di dylunaly.blogspot.com. Juga bisa dihubungi melalui dylunaly@yahoo.com



