Tentang buku

Abdurrahman Wahid, atau yang lebih populer dengan sebutan Gus Dur, merupakan tokoh panutan yang sangat di hormati oleh banyak kalangan karena pengabdiannya kepada masyarakat,demokrasi, dan islam toleran. sosok penuh teka-teki dan kontroversial sehingga pemikiran dan tindakannya sering disalahpahami oleh banyak kalangan. Dia dipuji oleh banyak kalangna, namum juga dicela oleh mereka yang tak mampu memahami jalan pikiran dan sikapnya. Akan tetapi, penulis buku ini, Greg Barton, berhasil memotret dan menampilkan pemahanan yang utuh dan komprehensif tentang sosok Gus Dur kepada kita.

Tentang Penulis

Greg Barton, Ph.D. adalah pengajar senior Studi Perbandingan Seni, Sains, dan, Agama (Comparative Studies in Art, Science, and Religion), pada Deakin University, di Geelong, Victoria, Australia. Sekarang dikenal sebagai ahli mengenai Islam di Indonesia, khususnya pemikiran dari kalangan yang disebut “Islam Liberal” di Indonesia.

Greg banyak menulis karangan, di antaranya: “Neo-Modernism: a Vital Synthesis of Traditionalism and Modernism in Indonesian Islam”, Studi Islamika, Vol. 2 No. 3 (1995), hlm. 1–75; bersama Greg Fealy (peny.), Nahdhatul Ulama, Traditional Islam and Modernity in Indonesia, (Clayton: Monash Asia Institute, 1996), 319 halaman; “The Liberal, Progressive Roots of Abdurrahman Wahid’s Thought” dalam Greg Barton dan Greg Fealy (peny.), Nahdhatul Ulama, Traditional Islam and Modernity in Indonesia, (Clayton: Monash Asia Institute, 1996), hlm. 190–226; “Islam, Pancasila and the Middle Path of Tasawwuf: The Thought of Achmad Siddiq”, dalam Greg Barton dan Greg Fealy (peny.), Nahdhatul Ulama, Traditional Islam and Modernity in Indonesia, (Clayton: Monash Asia Institute, 1996), hlm. 110–128; [In Press] “Indonesia’s Nurcholish Madjid and Abdurrahman Wahid as intellectual ulama: the meeting of Islamic traditionalism and modernism in neomodernist though”, Centre for the Study of Islam and Christian-Muslim Relations, Occasional Series 1997, Birmingham: Selly Oak Colleges; [In Press] “The Origins of Islamic Liberalism in Indonesia and its Contribution to Democratisation”, Democracy in Asia, St Martins Press, (New York, 1997), 32 halaman; [In Press-dalam bahasa Jerman] “The Origins of Islamic Liberalism in Indonesia and its Contribution to Democratisation”, Democracy in Asia, Campus Verlag, (Frankfurt, 1997), 32 halaman.

Daftar isi

Isi

Rekomendasi

Review penerbit