OKTOBER PROMO GRATIS !!!!!!!!!!!

HANYA BERLAKU DI BULAN OKTOBER













Berat Badan Tidak Ideal?

Mengalami Obesitas? Pencernaan Terganggu?

Sembelit & Susah BAB?

Ingin Langsing Cepat?

Turunkan Berat Badan Dengan Cara Aman & Sehat?

 


Tubuh langsing dan ideal adalah dambaan setiap orang terutama bagi kaum wanita. Kelebihan berat badan, kegemukan, dan mengalami obesitas selain beresiko terhadap kelangsungan kesehatan, dan hal ini juga menjadi salah satu faktor hilangnya rasa percaya diri dalam lingkungan sosial.

Apakah Risiko Bagi Penderita Kegemukan Dan Obesitas?

Inilah beberapa di antaranya yang paling sering jadi ancaman penderita kegemukan/obesitas:

1. Gangguan Jantung dan Pembuluh Darah
Obesitas merupakan penyebab utama terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler). Pasalnya, obesitas menyebabkan peningkatan beban kerja jantung, karena dengan bertambah besar tubuh seseorang maka jantung harus bekerja lebih keras memompakan darah ke seluruh jaringan tubuh. Bila kemampuan kerja jantung sudah terlampaui, terjadilah yang disebut gagal jantung. Tanda-tandanya, napas sesak dan timbulnya bengkak pada tungkai.

Pengidap kegemukan/obesitas juga sering mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) karena pembuluh darah menyempit akibat jepitan timbunan lemak. Kombinasi obesitas dan hipertensi ini tentu saja memperberat kerja jantung. Akibatnya, timbul penebalan pada dinding bilik jantung disertai kekurangan oksigen. Keadaan ini akan mempercepat timbulnya gagal jantung.

2. Gangguan Fungsi Paru-Paru
Lagi-lagi timbunan lemak menjadi pemicu masalah. Pada pengidap obesitas, timbunan ini dapat menekan saluran pernapasan. Ini bisa menyebabkan terjadinya, henti napas saat tidur (sleep apnea). Gangguan seperti ini lama-lama dapat menyebabkan gagal jantung juga dan berujung dengan kematian.

3. Menyebabkan Diabetes dan Peningkatan Kolesterol
Obesitas dapat menyebabkan terjadinya penyakit kencing manis (diabetes melitus). Ini disebabkan timbulnya gangguan fungsi insulin pada pengidapnya.

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh tubuh. Fungsinya antara lain memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh untuk digunakan sebagai sumber energi. Akibat gangguan fungsi insulin, gula tidak dapat masuk ke dalam sel, sehingga tetap beredar dalam darah. Ini dapat diketahui dari kadar gula darah yang meningkat.

Gangguan fungsi insulin ternyata juga mengakibatkan gangguan metabolisme lemak (dislipidemia). Ini dapat dilihat dari terjadinya peningkatan kadar kolesterol total, kolesterol LDL (kolesterol jahat), trigliserida, namun disertai penurunan kolesterol HDL (kolesterol baik).

Peningkatan kadar kolesterol jahat disertai penurunan kadar kolesterol berujung terbentuknya kerak dalam pembuluh darah (arterosklerosis). Arterosklerosis akan memperkecil diameter pembuluh darah, sehingga menyebabkan penyakit jantung koroner dan serangan stroke.

4. Gangguan Persendian
Obesitas akan menyebabkan peningkatan beban pada persendian penyangga berat. Misalnya persendian lutut sehingga lama-lama dapat menimbulkan peradangan persendian (osteoartritis). Gejala-gejalanya antara lain, nyeri pada sendi, diikuti dengan pembengkakan. Sendi juga menjadi kaku tak bisa digerakkan. Yang terparah, penderita tidak sanggup berjalan lagi.

5. Gangguan Sistem Hormonal
Obesitas ternyata juga mempengaruhi sistem hormonal dalam tubuh. Pada anak gadis, obesitas menyebabkan haid pertama (menarkhe) datang lebih awal. Pada wanita dewasa, obesitas dapat menyebabkan gangguan keseimbangan hormonal (hiperandrogenisme, hirsutisme), dan gangguan siklus menstruasi.

Hiperandrogenisme berarti jumlah hormon androgen (lelaki) meningkat. Akibatnya terjadi hirsutisme (tanda maskulinisasi). Misalnya jerawatan, distribusi bulu2 di wajah dan badan, bahkan mungkin perubahan suara menjadi berat seperti suara lelaki.

Pada wanita, obesitas juga peningkatan risiko timbulnya batu empedu. Ini terjadi karena cairan empedu menjadi lebih kental.

6. Meningkatkan Risiko Penyakit Ganas
Hasil penelitian menunjukkan, pada wanita yang sudah mengalami menopause, obesitas meningkatkan risiko timbulnya kanker rahim (endometrium) dan kanker payudara. Sedangkan pada pria, kegemukan dapat meningkatkan risiko terserang kanker prostat dan kanker usus besar (kolorektal).

7. Gangguan Psikologis
Orang dengan obesitas juga seringkali mengalami gangguan psikologis berupa rasa rendah diri, keadaan depresi, bahkan bisa terkucil dari pergaulan sosial. Terlebih lagi bila lingkungan di sekitarnya tidak memberi dukungan, melainkan lebih banyak memperolok-olok kegemukannya.

Namun apa jadinya tubuh menjadi langsing kalau tidak sehat? Sangat dibutuhkan sebuah solusi diet sehat bernutrisi yang bisa membantu kamu mendapatkan hasil maksimal saat menjalani program diet. Pastikan pendamping diet kamu adalah asupan nutrisi yang memiliki manfaat positif bagi tubuh.

Bagaimana cara mendapatkan solusi pendamping diet yang memiliki manfaat positif bagi tubuh kamu?

Pendamping diet sehat yang bernutrisi bisa kamu dapatkan dari FibreSlim. FibreSlim adalah sebuah terobosan minuman serat alami asli buatan Indonesia yang membantu wanita melangsingkan tubuh secara efektif, sekaligus memelihara dan meningkatkan kesehatan pencernaan kamu.

 


Serat memiliki banyak manfaat positif untuk kesehatan tubuh. Tubuh yang mengalami kekurangan serat dapat memicu beberapa penyakit seperti diabetes, kanker dan penyakit jantung.

Sebuah penelitian menyebutkan konsumsi diet tinggi serat sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol. Selain juga mencegah konstipasi, dikarenakan serat menyerap air ketika melewati saluran pencernaan sehingga tekstus feses menjadi lunak. Serat tak hanya mengurangi kepadatan makanan (jumlah kalori yang kita asup) tapi juga mempersingkat waktu lewatnya sisa pencernaan saat melewati sistem pencernaan.

Selain itu serat tidak hanya membuat perut terasa lebih kenyang tapi juga mengurangi masalah pencernaan, termasuk kanker kolon. Serat juga membantu mengatur kadar gula darah dan insulin. Ini sebabnya, orang yang sering mengonsumsi serat cenderung lebih langsing.

Kenapa Harus FibreSlim? 

FibreSlim memberikan manfaat positif seperti mengurangi lemak tubuh, memperlancar buang air besar, membantu mencukupi serat tubuh, memenuhi nutrisi penting tubuh, membantu menjaga kesehatan pencernaan, menghindari terkena kanker kolon, mengatasi sembelit, menurunkan kadar kolesterol, dan membantu mempercepat metabolisme tubuh.

FibreSlim merupakan pelangsing herbal dari bahan serat alami dengan kandungan Pysllium Husk, Garcinia Cambogia, Chlorella dan Green Tea yang berkhasiat membantu melangsingkan tubuh serta menjaga kesehatan pencernaan. Berikut adalah manfaat positif dari kandungan FibreSlim:

» Manfaat Psyllium Husk
Terbukti mampu mengatasi masalah sembelit akibat pola makan kurang serat, menurunkan kadar kolesterol sehingga mampu mengurangi resiko penyakit jantung, serta mampu menurunkan kadar gula darah (sehingga aman buat penderita diabetes).

» Manfaat Garcinia Cambogia
Tanaman ini masih satu famili dengan buah manggis, yang bermanfaat menekan nafsu makan, sehingga mampu mengatasi masalah obesitas (sudah teruji selama 30 tahun di dunia farmasi).

» Manfaat Chlorella (Ganggang Hijau)
Bermanfaat sebagai pengikat racun di dalam pencernaan, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Di dalam Chlorella juga terkandung zat hijau daun (klorofil), vitamin, mineral, dan asam amino yang sangat diperlukan oleh tubuh.

» Manfaat Green Tea (Teh Hijau)
Teh hijau sangat baik untuk meningkatkan efek pembakaran lemak dan pengeluaran energi.

Selain manfaat di atas, FibreSlim harganya sangat terjangkau dan praktis diminum dan dibawa kemana saja. FibreSlim memiliki berbahan baku herbal pilihan dan halal, sehingga aman dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak-anak di atas usia 12 tahun. FibreSlim Produk ASLI Indonesia telah terdaftar dalam DINKES No.613317531224, sertifikat HALAL MUI No.00120064340313/00130064350313 dan izin resmi BPOM TR. 133369511. FibreSlim terjamin kualitas dan mutunya serta aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Sertifikat Halal MUI

Izin & Legalitas BPOM RI

Bagaimana Cara Konsumsi FibreSlim?