
Dia satu-satunya ulama Indonesia yang dikuburkan di samping istri Rasulullah, Sayyidah Khadijah al-Kubra. Dijuluki sebagai Sayyidu Ulama' al-Hijaz" yang berarti Penghulu Ulama Hijaz (Semenanjung Arabia). Keilmuannya dikenal luas di berbagai penjuru dunia. Terbukti lebih dari seratus judul, meliputi berbagai disiplin ilmu, seperti tauhid, ilmu kalam, sejarah, syari'ah, tafsir, dan lainnya. Sebagian karyanya tersebut juga diterbitkan di TimurTengah
"Ya Allah, jika insipirasi yang Engkau berikan malam ini akan bermanfaat bagi umat dan Engkau ridai, maka ciptakanlah telunjuk jariku ini menjadi lampu yang dapat menerangi tempatku dalam sekedup ini, sehingga oleh kekuasaan-Mu akan dapat menulis inspirasiku."




