Tentang buku

Masa dalam kandungan (prae-natal) merupakan suatu fase kritis dalam kehidupan calon anak manusia. Penelitian para ahli membuktikan bahwa secara fisik maupun psikologis; kehidupan dalam rahim sang ibu sangat menentukan perjalanan hidup anak di masa datang.

Dengan pendekatan Islami, Prof. DR. Hamka melihat fase tersebut sebagai waktu penentuan nasib dan taqdir yang akan dijalani manusia dalam kehidupannya. Masa itulah yang disebutnya sebagai pembentukan “lembaga”, sederhananya berate “cetakan” “tuangan”. Makan “Lembaga” atau “cetakan” yang baik akan menghasilkan manusia yang baik, bila “cetakan” itu buruk, maka manusia yang dimunculkannya akan buruk pula. Buku ini menjelaskan secara terperinci berbagai usaha yang dapat dilakukan untuk menciptakan dan mengusahakan “Lembaga” atau “cetakan” yang baik menurut ajaran Islam. “Lembaga” atau “cetakan” itulah yang harus dituangkan sepanjang kehidupan, hingga manusia dapat menjadi makhluk yang diridhai Allah. Itulah yang disebut “Lembaga hidup” seperti dilukiskan dalam judul buku ini.

Lembaga yang harus diisi dalam kehidupan secara Islami tidak hanya terpusat pada satu bidang, melainkan mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Buku ini berbicara tentang kewajiban manusia terhadap diri pribadi, keluarga, masyarakat, ilmu pengetahuan, tanah air, politik, harta benda dan sebagainya. Di atas semua itu, yang terpenting adalah bagaimana sebenarnya kewajiban manusia terhadap Allah SWT, Tuhan semesta alam.

Tentang Penulis

Daftar isi

Isi

Rekomendasi

Review penerbit