
Batita mulai berkomunikasi secara verbal antara usia 12—15 bulan. Namun, menurut para ahli, pemahaman dan daya tangkap anak-anak itu terhadap bahasa, jauh melebihi apa yang kita duga. Berbahasa isyarat, memfasilitasi proses belajar bicara pada anak. Dengan bahasa isyarat, anak-anak dapat menyatakan secara detail mau mereka. Misal, "Aku mau makan". Jadi, orangtua dapat mengurangi perasaan frustrasi ketika harus menebak-nebak arti tangisan bayi mereka. Menggunakan bahasa verbal, anak-anak pada masa belajar bicara, biasanya baru bisa menyebut "ba" yang mengacu pada "bola", "buku" atau benda lain berawalan konsonan "b".
Bahasa isyarat bayi melibatkan unsur gesture (gerak tubuh), mimik, dan bahasa verbal. Di Amerika Serikat sendiri telah banyak beredar kamus lengkap bahasa standar isyarat bayi. Karenanya, “Kartu Membaca dan Belajar Bahasa Tanda Isyarat untuk Bayi” ini akan membantu Anda memahami anak lebih jauh. Dan anak pun akan mampu meningkatkan kecerdasannya.
“Anak saya, Kalita (1 tahun 2 bulan), sejak usia 8 bulan sudah saya ajarkan kartu ini. Syukur, anak saya sekarang mudah berkomunikasi dan sudah menyebut beberapa kata.”—Dari H. (PNS)

Fabian, panggilan penulis sehari-hari, banyak
malang melintang di dunia anak. Sekitar 5 tahun. Karena kecintaannya pada
anak-anak itulah, ia banyak membuat kartu belajar untuk anak. Gunanya,
memudahkan orangtua untuk mengajarkan pada anak-anak mereka. Sekarang, ia
bekerja di salah satu perusahaan media.




· Kartu
ini sudah terbukti dan menjadi best
seller di Amerika. <br>
· Isi dalam kemasan kartu ini terdiri atas 186 kartu full color ditambah bonus buku panduan.<br>
· Dikemas
secara unik dan aman untuk anak. <br>
· Kartu
ini dapat memfasilitasi proses belajar bicara pada anak. Dengan
bahasa isyarat, anak-anak dapat menyatakan secara detail mau mereka, sehingga dapat
mengurangi rasa frustasi para ibu yang pusing menebak-nebak arti tangisan bayi
mereka. Tak hanya itu, anak juga akan mulai mengerti kosakata.