
"pemuda Penggembala mencoba bersajak. ""Wajah Nona begitu cantik. Berotak cerdas, baik budi, dan murah senyum..."" ""kakak Cheng, sajaKmu sangat sederhana seKali,"" Kata WuIan. ""Tapi, sajaK itu begitu indah aKu dengar. AKU suKa Kejujuranmu SajaK Indah sang Pengembala ""DengarKanlah wahai saudara-saudaraKur TeriaKnya. ""AKan aKu tanam biji-biji pir ini dan Kupanen saat inijuga. Lalu muncullah tunas-tunas Kecil Yang dengan cepat berubah menjadi pohon yang subur. ""Ya, ampunr Seru pengunjung pasar.TaK lama Kemudian pohon pir itu berbunga dan ehirnya berbuah pohon Ajaib di Tengah Pasar "




