Kopi Luwak tanpa Si Luwak


 Indonesia saat ini  peringkat ke-4 di dunia sebagai negara produsen kopi luwak. Produsen lain adalah Brasil, Kolombia, dan Vietnam. Hanya sedikit daerah di tanah air yang menjadi lumbung kopi luwak, diantaranya Jawa Timur, Lampung, dan Bengkulu. Kedua provisi di pulau Sumatera itu memiliki banyak perkebunan kopi serta habitat musang/luwak berupa perkebunan dan semak.

 

      Seekor luwak ternak dewasa rata-rata menghasilkan kopi 160-200 gr per hari atau 1 kg per 5-7 hari. Namun, rendahnya produksi itu kini bisa teratasi oleh kehadiran teknologi baru di kopi luwak sehingga cita rasa kopi luwak tidak melulu hasil "keringat" luwak. Teknologi itu adalah pemakaian bakteri fermentasi dan getah papain. Hasil kedua teknologi itu memang tidak bisa disandingkan dengan kopi luwak sejati. Namun, cita rasanya mendekati kopi luwak sejati. Buktikan dan Rasakan kenikmatannya karena sudah diuji tingkat Kehigienisannya serta Cita Rasanya.