
Rahmat telah memutuskan melupakan kuliah dan sang kekasih. Ia kini harus berjuang untuk menghidupi diri dan adiknya. Berbekal kemampuan yang dimiliki, ia memeras keringat demi sekolah adiknya. Ayat-ayat ilahi menjadi penguat kala ujian hidup menerpanya berulang-ulang. Cedera kaki yang membuatnya cacat, kekurangan materi, kisah cinta wanita-wanita di sekeliling Rahmat hingga kisah lama yang hadir kembali datang silih berganti. Namun, tidak seorang manusia pun tahu seperti apa kehidupan menanti. Takdir Allah tetaplah rahasia yang hanya diketahui-Nya.




