EAR CANDLE  KEMASAN MIKA Ear candle adalah salah satu cara tradisional Kuno India Yang dipecayai dapat membantu memulihkan tubuh yang lemah, stress, sakit juga dipakai untuk kecantikan.

 

 

 

 

 

Ear candle (auricular candling atau ear wax) merupakan salah satu terapi yang dilakukan dengan menggunakan media lilin pada telinga. Tujuan terapi ear candle adalah membersihkan bagian dalam telinga dari kotoran-kotoran, serta mengeluarkan toksin-toksin. Ear candle juga bermanfaat menjernihkan pendengaran, juga dapat dijadikan alternatif perawatan telinga agar terhindar atau paling tidak mengurangi penurunan daya dengar. Selain itu, ear candle juga dapat mengatasi migran, cephalgia (sakit kepala), gangguan keseimbangan, sulit tidur, telinga berdenging, telinga basah, jamur pada telinga, dan sebagainya tapi intinya ear candle berfungsi untuk aroma theraphy, oleh karena itu tiap warna dari aroma theraphy mempunyai fungsi yang berbeda-beda. 

 

CARA penggunaanya cukup mudah, dan untuk pertama kali harus terlebih dahulu mempersiapkan beberapa alat sebelum menjalankan terapi Ear Candle ini :

Korek api
Kaca kecil – kegunaanya untuk mengetahui apakah api sudah berada di garis pembatas lilin, posisi nya harus sejajar dengan posisi tidur kita.

Semangkuk air - Jika pada saat api lilin sdh menyentuh batas limit pemakaian, kita tinggal mencelupkan api ke dalam mangkuk air tanpa harus bangun terlebih dahulu.

Kertas – Ambil sebuah kertas untuk dilubangi di bagian tengah, dan taruh lilin tersebut, kegunaanya adalah untuk menahan kertas yang jatuh terbakar ke wajah kita.

Mulai Theraphy!
Setelah peralatan diatas sudah dipersiapkan, dan kita baru bisa memulai terapi lilin ini. Bakar Ear Candle terlebih dahulu menggunakan korek dan diamkan beberapa detik hingga bagian bawah Ear Candle keluar asap, biarkan asap keluar sampai tidak ada lagi, segera anda posisikan seperti tidur mengadap/miring.

Taruh/masukan Ear Candle yang telah kita siapkan beserta dengan kertas, harus tegak lurus (90°) dengan lubang kuping kita dan tahan dengan sebelah tangan kita jika kita tidak memiliki teman yang membantu kita pada saat memakai Ear Candle.
Bakar kembali lilin dari posisi atas sampai ke garis batas yang sudah ditentukan.
Setelah selesai/sampai ke garis batas lilin, lalu padamkan lilinya ke dalam air yang telah disediakan tadi sebelumnya, cukup di celupkan yang bagian api nya atau atasnya saja.
Lalu segera buka kertas lilin dari atas/api yang dipadamkan sampai pada bagian atas filter, kita akan segera melihat hasil kotoran & toksin yang sudah terhisap dari kuping kita.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

With earcandling, the volatile propolis releases and penetrates into the ear to soften earwax. The heat reinforces lymphatic circulation and the warm air creates a depression and suction "chimney effect" at the ear opening. This helps eliminate waste deposits and water from the ear canal, and relieve unpleasant "blocked ear" feelings.

 

How does it work?

 

Ear candling looks to remove blockages within the ear canal without the need for syringes or solutions. The practitioner uses special spiral shaped cones made of natural fibres, beeswax, herbs and essential oils. The spiral shape of the cone causes air to be pulled down into the ear.

 

As it burns, the cones ingredients turn to vapou and the airflow creates a vibrational effect. Warmth, vibration and vapou massage the ear canal breaking down any blockages. Wax, toxins and impurities are then drawn out by suction from the heat and vacuum effect of the burnng cone.