Albothyl adalah produk antiseptik yg bermanfaat untuk:
1. Obat kumur pencegahan sariawan dan bau mulut.
2. Penyembuhan sariawan.
3. Menghentikan pendarahan setelah cabut gigi dan radang gusi.
4. Antiseptik luka di kulit (luka jatuh, luka bedah, luka terpotong, luka bakar).
5. Pembersih kewanitaan.
6. Infeksi organ intim wanita dan keputihan.
7. Ruam popok.
Komposisi tiap 1 gr mengandung 360 mg Policresulen.
1 botol berisi 5 ml.
Cara pemakaian:
1. Obat kumur dan bau mulut: teteskan 10-15 tetes Albothyl ke dalam 1 gelas air 200 ml. Kumur selama 1/2 - 1 menit. Kumur ulang dengan air putih matang untuk membilas.
2. Penyembuhan sariawan: awali berkumur dengan Albothyl. Teteskan Albothyl pada cotton bud, lalu oleskan & tekan selama 1/2 menit pada aera sariawan sampai meresap dan memutih.
3. Menghentikan pendarahan setelah cabut gigi dan radang gusi: Teteskan Albothyl pada cotton bud, lalu tempelkan pada lubang gigi atau bagian gusi yg sakit. Untuk menghentikan pendarahan setelah cabut gigi, teteskan Albothyl pada kapas lalu tempelkan pada gigi yg berdarah. Pastikan cairan masuk ke dalam gigi/gusi yg sakit.
4. Untuk luka kulit: Basahi kapas/perban dengan Albothyl kemudian usapkan pelan-pelan pada area luka yg telah dibersihkan dan tekan selama 1/2 - 1 menit.
5. Pembersih kewanitaan: teteskan 10-15 tetes Albothyl dalam 1 gelas air (200 ml), basuh kewanitaan dengan larutan tsb.
6. Infeksi kewanitaan dan keputihan: bersihkan kewanitaan terlebih dahulu dengan Albothyl yg telah diencerkan ke dalam 1 gelas air. Kemudian teteskan Albothyl pada cotton bud dan oleskan pada area infeksi, tekan selama 1/2 menit.
7. Ruam popok: teteskan 5 tetes Albothyl dalam air sebanyak 1/2 tutup botol susu bayi, basahi kapas, kemudian usapkan sambil tekan dengan lembut pada area kulit bayi yg teriritasi selama beberapa detik. Keringkan kulit bayi.
Expired date: Mei 2020.
Produksi: PT. Pharos Indonesia.
Lisensi: Takeda GmbH, Germany.
Reg no DTL 8821600341A2.