Fungsi dari Memory Foam :
- Mengatasi sakit dan pegal-pegal pada punggung, bahu, tengkuk dan kepala.
- Mengatasi tangan kesemutan, tangan mati rasa waktu tidur.
- Membuat tidur lebih cepat dan lebih nyenyak, dan nyenyak hingga pagi tanpa terbangun.
- Mengatasi dengkuran yang berasal dari posisi tidur yang salah.
- Memperbaiki permasalahan kulit dan meningkatkan regenerasi pada kulit.
- Membantu meringankan gejala stroke.
- Membantu mengatasi stress yang tinggi.
- Memperlancar peredaran darah di daerah leher dan tulang belakan.

 

Apa itu MEMORY FOAM?
Visco Elastic Memory foam atau biasa di sebut memory foam , merupakan salah satu teknologi terbaik yang pernah di miliki oleh NASA Amerika. Pada awalnya Memory Foam ini di kembangkan oleh ilmuwan Swedia untuk pembuatan tempat duduk para astronot NASA yang gunanya untuk mengurangi pengaruh tekanan gaya gravitasi bumi yang sangat kuat pada saat tinggal landas. Memory foam mempunyai sifat yang sangat sensitive terhadap temperature, dan mempunyai kemampuan untuk mengikuti bentuk tubuh dan dapat kembali lagi ke bentuk semula. Memory foam dapat mengurangi tekanan pada bagian tubuh pada saat kita tidur di atas nya. Oleh sebab itu memory foam dipercaya akan menjadi pengganti busa ataupun dacron di masa yang akan datang. 

Sifat- sifat yang di miliki oleh Memory Foam :

1. Temperature sensitive
Memory Foam sangat sensitive terhadap temperature. Sehingga pada saat suhu sedang panas , maka memory foam ini akan menjadi lebih lembut, dan akan kembali mengeras pada saat suhu kembali dingin. Memory foam memiliki berjuta pori-pori terbuka memory foam, yang dapat menyerap dan mengalirkan udara secara baik. Sehingga memory foam dapat senantiasa mengikuti bentuk tekanan yang ada di atas bantal.

2. Pressure Point Relieving
Pada saat seseorang tidur di atas bantal memory foam , maka panas tubuhnya akan membuat bantal tersebut akan menjadi lebih lembut dan mengikuti / mencetak bentuk leher dan kepala orang tersebut, sehingga tekanan balik dari bantal ke kepala dan leher dapat di kurangi dengan cara memperluas daerah / area kontak kepala dan leher dengan bantal. Oleh karena tidak ada tekanan balik dari bantal ke leher maka gerakan pada saat tidur dapat berkurang sehingga kualitas tidur meningkat.