
Billi memberikan tantangan kepada para pembaca untuk melepaskan diri daripada ketakutan mengenai KEGAGALAN dan RINTANGAN supaya mereka dapat menikmati hidup dengan semua kekayaannya, “baik” atau “buruk”. Beliau diberi gelar Guru Kegagalan Pertama di Dunia--seorang yang membantu Anda untuk bangkit apabila Anda jatuh. Beliau adalah seorang motivator inspirasional yang senantiasa membuat hadirin tertawa terbahak-bahak ketika menyampaikan pesan-pesan mengharukan dan mengubah cara pikir mereka. Beliau telah menjadi motivator di Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, Filipina, Jepang, USA, Cina, dan India, termasuk menjadi bintang tamu talk show di radio dan televisi.
Jawaban untuk mengubah impian Anda menjadi kenyataan
• Menghindari jebakan atas nama kesuksesan dalam sesaat
• Temukan pengajaran dan nilai kegagalan
• Dapatkan manfaat dari kegagalan
• Menebus kembali harga diri Anda walaupun Anda telah gagal
• Membuang “beban” akibat kegagalan
• Wujudkan lagi kehidupan setelah kegagalan
Bagi jutaan orang yang telah mencoba dan gagal, buku ini berbicara bagi Anda
“Jika Anda akan gagal dalam sesuatu hal, maka gagallah dengan secepatnya!”
–Model Kesuksesan Google
“Apa yang orang lihat tentang kesuksesan saya hanyalah 1%, tetapi yang tidak mereka lihat adalah 99%, yaitu kegagalan-kegagalan saya.”
–Soichiro Honda, Pendiri Honda Corporation.
“Sebagian orang tua takut anaknya mungkin gagal. Saya juga risau karena anak saya telah berumur 30-an dan belum pernah gagal.”
–Al Neuharth, Pendiri USA Today.
“Saya bisa membayangkan tentang kumpulan eksekutif yang sedang berdiskusi tentang calon pimpinan dan salah seorang dari mereka mengatakan, “Apa yang membuat saya bimbang tentang orang ini adalah karena dia tidak pernah gagal.”
–Profesor Harvard University, John Kotter.

Billi Lim dilahirkan dari
keluarga besar dengan 14 bersaudara. Saat masih remaja, pelajar maupun setelah
memulai usaha, dia seringkali mengalami kegagalan. Dia gagal masuk universitas
ketika ujian masuk kali pertama. Dia juga ditolak pada ujian kedua saat
mengajukan diri untuk mendapat beasiswa dari pemerintah. Beberapa kali gagal
dalam bercinta, bahkan pernah merasa dalam kondisi seperti di neraka. Dia
membangun bisnis dan gagal. Usahanya sangat beragam, mulai dari
direct-selling/MLM, asuransi umum, supermarket, perdagangan ritel, pemasaran
televisi, termasuk penempatan iklan di televisi.
Saat ini, dia menjadi orang
yang paling laris sebagai pembicara, pelatih, dan konsultan di daerahnya. Dia
telah menghabiskan lebih dari 20 tahun dalam pengembangan sumber daya manusia
dan pelatihan kewirausahaan. Mampu membuat para pendengarnya tertawa lebar pada
saat menyampaikan pesan yang menyentuh hati dan membuka pemikiran mereka. Dia
juga menginspirasi para pendengarnya dengan cara memadukan berbagai rasa
melalui tertawa dan bernafas dalam setiap topik yang ia sampaikan. Merupakan
juru bicara dari ratusan organisasi, termasuk perusahaan multinasional seperti
Nestle, Glaxo Smith Kline, Prudential, Allianz, Nu Skin, Bombardier, Ford,
Godfrey Phillips, CNI Corp, dan PT Mayora Indah.
Dia merupakan pembicara di
Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, Filipina, Jepang, India, Cina, dan
Amerika Serikat. Selalu bersedia untuk pergi ke mana pun di seluruh pelosok
dunia untuk menyebarkan pesan. Mampu menguasai lima bahasa sekaligus: bahasa
Inggris, Melayu, Indonesia, Mandarin, dan Thai. Pemegang gelar B.Sc. dan
Diploma Pendidikan dari University of Malaya. Dia juga berhasil menyelesaikan
pendidikan di bidang pemasaran dari University of Singapore dan bidang
manajerial dari Asian Institute of Management, Manila.
Merupakan pendiri IHK
(Institute of Hardknocks) dan menjadi pencetus ide seminar “Born to be Free”.
Bukunya yang berjudul “Dare to Fail” telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris,
Melayu, Mandarin, Indonesia, Taiwan, Thailand, Tagalog, Vietnam, dan Hindi.
Versi bahasa Spanyol dan bahasa Jerman tengah dalam proses penyelesaian. Buku
“Dare to Fail”mencatat penjualan terbanyak pertama dan kedua di New Straits
Times. Dia meluncurkan gerakan Dare to Fail (DTF) di wilayahnya dan konsep yang
diajukan dalam buku ini menarik minat yang sangat luar biasa dari berbagai
kalangan.
Dia memberikan kontribusi
yang signifikan untuk membangkitkan semangat orang-orang yang terimbas krisis
keuangan Asia. Berusaha menciptakan sensasi nasional dengan mengajukan diri
dalam Pemilihan Umum ke-10, 11 dan 12 sebagai calon independen yang sangat
kuat. Dia juga sangat populer. Berbagai tayangan dalam bentuk talk show
disiarkan di beberapa radio dan stasiun televisi. Jutaan orang dengan setia
mendengarkan apa yang dia sampaikan. Mendapat julukan “Guru Kegagalan” karena
dia akan membantu siapa pun yang sedang jatuh. Tercatat dalam rekor sebagai
orang yang menyusun buku tertinggi di dunia. Dan dia selalu yakin bahwa ada
waktu dalam kehidupan kita…
“Agar kita tidak dilupakan
ketika kita mati dan membusuk,
maka tulislah sesuatu yang berharga untuk
dibaca,
atau lakukan sesuatu yang bermanfaat untuk
ditulis.”
Buku “Berani
Gagal” ini merupakan salah satu langkah menuju hal tersebut. Ditulis pada
saat berlibur di Jerman, London, dan Australia



