Tentang buku

Cara mudah dan alami untuk memahami khusyuk dalam shalat adalah dengan mengajukan pertanyaan sederhan ayang berlawanan dengan khusyuk yaitu "seperti apa rasanya tidak khusyuk?". kebanyakan orang menjawab, tidak khusyuk adalah "pada saat shalat pikiran ke mana-mana", dengan jawaban ini kita dapat menyimpulkan bahwa sumber tidak khusyuk adalah pikiran.

Sekarang pertanyaan yang harus dijawab adalah "seperti apa rasanya khusyuk?". Bila mengacu kepada pertanyaan sebelumnya maka jawabannya adalah "pada saat shalat pikiran tidak kemana-mana atau fokus". Pertanyaan berikutnya adalah "fokusnya kepada apa, siapa atau kemana?" Kebanyakan orang menjawab fokusnya kepada Allah. Pertanyaan berikutnya adalah "fokus kepada Allah seperti apa?"

Tentang Penulis

Daftar isi

Isi

Rekomendasi

Review penerbit