Tentang buku

Indonesia sedang gaduh-gaduhnya. Ego-ego yang tak ingin mengalah sedang tumbuh subur. Diserang, lawan balik. Dihina, maki balik. Dilaporkan, tuntut balik. Orang-orang semakin berkutub. Ekstrim dengan pilihan dan pandangannya masing-masing.

Media sosial jadi medan tempur. Mulai dari kritik, sindiran, hingga makian jadi makanan sehari-hari para netizen. Status Facebook penuh kebencian, foto liburan menghilang dari Instagram, dan Twitter tak lagi menyenangkan. Kampanye toleransi terbukti tidak memberikan hasil yang diharapkan.

Sebuah terobosan dibuat untuk menyelamatkan Indonesia. Sebuah ide baru yang bisa mengendalikan keadaan, yang mampu menahan netizen agar tidak berteriak terlalu lantang. Tapi, sebenarnya tak perlu susah-susah menentukan pilihan. Karena mengapa harus berbeda ketika kita bisa sama?

Tentang Penulis

Roy Saputra, seorang banker dengan hobi mengarang, terutama saat keadaan terdesak. IKAN-IKAN MATI adalah novel solonya yang ketiga, meski pernah juga menulis antologi cerita dengan berbagai tema. Sejak 2016, berusaha mengurangi adiksinya akan media sosial, dan kini lebih sering menghabiskan waktu luangnya dengan istri tercinta di apartemen mungil di utara Jakarta.
Email: hubungiroy@gmail.com

Daftar isi

Isi

Rekomendasi

Review penerbit