
Kita tidah pernah tahu kapan dan dengan siapa akan berpasangan. Itu yang dialami oleh Kendra dan Andre ketika mereka tiba-tiba harus menikah.
Bagi Kendra, pernikahan yang mendadak ini bagaikan durian runtuh, sedangkan Andre yang belum siap menikah masih terus meragu.
Cobaan satu per satu muncul dan keraguan Andre yang tak kunjung hilang lambat laun membuat Kendra mempertanyakan apakah rumah tangga mereka bisa bertahan atau tidak. Sampai suatu hari Kendra benar-benar terluka....
Akhirnya, kata indah yang sudah dinantikan Kendra itu terucap juga. Namun, entah kenapa Kendra hanya merasa kosong. Ia tidak sedih, tidak juga bahagia.
Semua datar. Semua hambar.
Padahal Andre—suaminya yang tampan—adalah lelaki yang paling ia idam-idamkan, sang Mr. Perfect.
Andre memang sudah membuat kesalahan, tapi itukah satu-satunya alasan yang membuat Kendra jadi datar? Apapun itu, mereka harus memutuskan jawabannya; bersama atau berpisah…
The Perfect Two adalah lanjutan kisah Kendra dan Andre—Marrying Mr.Perfect.
Setelah sebelumnya menikah karena ‘kecelakaan’, kini mereka terus menentukan, apakah memang pernikahan itu memang ditakdirkan untuk selamanya.




