Tentang buku

“Aku bersyukur, semua hari-hariku begitu berarti. Dan Aku, akan tetap minta sama Tuhan untuk ambil nyawa aku satu hari sebelum Tuhan ambil nyawanya. Karena, setiap detak jantungnya adalah detik berharga untuk aku.”

Caramel sangat bahagia. Betapa tidak, impiannya sejak kecil untuk melihat dan bermain salju, akhirnya terwujud. Karena, Dave memberinya hadiah kejutan liburan ke Swiss untuk merayakan ulang tahun Caramel. Saat akan berangkat menggunakan kereta dari stasiun St. Pancras International London menuju Swiss, tiba-tiba Dave tidak bisa berangkat bersama Caramel. Sesampainya di sana, Sam yang sudah menjemput Caramel, membawanya makan malam di sebuah restoran terbaik di Kota Zurich hingga Caramel sangat terkesan. Sayangnya, kebahagiaan Caramel menikmati hari pertamanya di Swiss, terganggu karena kemunculan Gilang, seorang chef sekaligus cucu pemilik restoran di Swiss. Gilang meminta Caramel untuk menemuinya di sebuah restoran. Caramel datang dan menemui Gilang. Gilang memberikan sebuah hadiah untuk Caramel. Setelah itu, Gilang meminta Caramel menemuinya lagi keesokan harinya. Apakah Dave tahu tentang ini? Apakah Gilang mengetahui kalau Caramel adalah tunangan Dave?

Tentang Penulis

Tisa TS (36,376 followers & 6,087 Fanpage FB), merupakan penulis skenario Love in Paris 1 & 2, Arti Sahabat, Cinta Bersemi di Putih Abu-abu, Buku Harian Baim, Cerita SMA, Di Sini Ada Setan, Istri untuk Suamiku, Diam-diam Suka, dan penulis skenario film layar lebar Magic Hour, London Love Story, Ily From 38.000 FT, dan Promise.

Daftar isi

Isi

Rekomendasi

Review penerbit